TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA KE WEBSITE KAMI. BAGI ANDA YANG INGIN MEMPROMOSIKAN USAHA/PRODUK SILAKAN HUBUNGI CONTACT PERSON KAMI.WISATA-LAMANDAU AKAN SENANTIASA MENGUPDATE INFORMASI WISATA YANG ADA DI KAB.LAMANDAU

Selasa, 18 Juni 2019

Kuliner Khas Dayak Tomun Lamandau

Dear Para pecinta kuliner. Kali ini wisata lamandau akan membahas kuliner khas dayak Tomun. Terutama ketika anda berkunjung ke kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, jangan lupa mencicipi kuliner-kuliner tradisionalnya.
Nasi Tebiku


Nasi Tebiku

Selain kondisi alamnya yang masih asri, rupanya desa Lopus, Kecamatan Delang mempunyai makanan tradisionalnya yang tak kalah nikmat dibandingkan dengan makanan-makanan yang sudah sering kita jumpai di restoran berbintang.

Masyarakat daerah Delang atau biasa dikenal masyarakat Dayak Tomun menyebut Tebiku. Tebiku memiliki arti “Kantong Semar”. Penamaan ini tentu saja berkaitan dengan proses pemasakan makanan yang melibatkan tanaman yang sering dijumpai di hutan yakni Kantong Semar sebagai wadah utamanya.
Nasi Tembiku dalam proses pembuatannya dapat memakai beras biasa ataupun dengan ketan. Bahkan, cara memasaknyapun sama seperti memasak nasi pada umumnya. Yang menjadi spesial adalah pemakaian kantong semar sebagai wadah dari pemasakan beras.


Secara keseluruhan proses pemasakan memakan waktu kurang lebih 1 jam lamanya.


Cara penyajianya, masyarakat Dayak Tomun biasanya menyajikan menu pendamping lainnya seperti sambal lucung atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sambal lengkuas, yakni sambal yang dicampur dengan lucung (lengkuas) yang mana lucung tersebut telah dibakar di dalam bilah bambu.





Ayam Kompuh

Ayam Kompuh yaitu ayam yang telah dimasak dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, lucung (lengkuas), juga beberapa bumbu lainnya. Kemudian selanjutnya dalam proses pematangan ayam yang telah dibumbui dimasukkan dalam bilah bambu yang telah dibersihkan kemudian dibakar dibara api.

Nah, makanan khas Dayak Tomun yang menggugah selera bukan? Apakah Anda tertarik untuk mencicipinya?


Sumber:

http://poroskalteng.com/2018/04/27/nasi-tebiku-khas-lamandau/

https://www.kompasiana.com/kompascom/5a22172b543f87778916f882/melihat-dari-dekat-kehidupan-suku-dayak-di-lamandau-kalteng?page=all

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | LunarPages Coupon Code