Advertisement

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA KE WEBSITE KAMI. BAGI ANDA YANG INGIN MEMPROMOSIKAN USAHA/PRODUK SILAKAN HUBUNGI CONTACT PERSON KAMI.WISATA-LAMANDAU AKAN SENANTIASA MENGUPDATE INFORMASI WISATA YANG ADA DI KAB.LAMANDAU

Kamis, 16 Januari 2020

Objek Wisata Bukit Tawur - Cakrawala Atas Bukit

Objek Wisata Bukit Tawur - Cakrawala Atas Bukit

Bukit Tawur, objek wisata baru yang menjadi salah satu untuk menikmati pemandangan dari atas bukit. Objek wisata ini berada di desa Purwareja, kecamatan Sematu Jaya.

View dan pemandangan hutan dan perkebunan sawit membentang luas, serta bukit yang mengelilinginya, menjadi magnet untuk mengunjunginya. Yakinlah, jika sudah berada di atas, maka enggan untuk turun. Ingin berlama lama di atas, menikmati indahnya ciptaan tuhan.


~~~

Perjalanan saya sore itu ditemani oleh salah seorang perangkat desa. Perjalanan di mulai dari kantor desa Purwareja. Kali ini, saya mengendarai sepeda motor. Melewati jalur lintas Kalimantan, kemudian belok kiri di RT 6, cirinya, ada gapura dari Bambu yang menyapa.

Perjalanan dilanjutkan melewati jalanan tanah, kemudian memasuki perkebunan sawit milik warga. Belok kanan, dan mulai menanjak. Rindangnya pohon sawit, menemani perjalan saya sore itu.

Meski menanjak, tapi jalanan ini aman untuk dilewati oleh kendaraan bermotor. Pasang gigi 1. Tak lama kemudian, saya sudah memasuki area wisata.

~~~

Wow... takjub.. Usaha luar biasa merubah lahan biasa menjadi luar biasa. Awalnya adalah kebun sawit, dengan tangan ajaib pengelola, dirubah menjadi spot selfie dan wisata alam yang menggugah selera.

Disambut dengan kebun mini bunga celosia. Spot selfie. Gubuk unik. Infinity Anjungan bambu. Dan, batu besar yang bisa dipanjat. Eiitss, hati - hati, memanjat batu atau boleh dibilang panjat tebing mini.

Lokasi yang lapang n banyak pohon serta rindang, cocok digunakan untuk rekreasi keluarga. Membawa tikar dan makanan. Makan bersama dengan panorama pemandangan hijau dan bukit. Akan menambah cita rasa saat menyantap makanan yang dibawa.


~~~

Saat itu saya ditantang untuk memanjat batu. Batu besar yang menjadi ikon dan ciri. Pantang mundur. Lepas sandal. Dan, naik.

Ternyata, spot dari atas batu lebih menawan dan indah. Semilir angin sore berhembus dan hangatnya sinar sore, menemani ku di atas batu. Spot ini juga bagus untuk menanti sunset atau matahari terbenam.

Rasanya baru sejenak duduk, hari sudah beranjak gelap. Waktunya untuk turun dan kembali pulang. Memgakhiri perjalanan dengan perasaan senang dan akan kembali lagi suatu saat nanti. 

2 komentar:

Afrian Susanto mengatakan...

Fotoku ndi ��

Choirul Fuadi mengatakan...

Kirim neng wa mas.. Ben dilebokno.. 😎

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | LunarPages Coupon Code